Apa itu PPSL?
PPSL adalah singkatan
dari Program Persiapan Studi Lanjut. Program ini dibiayai oleh Kementrian Keuangan Republik Indonesia melalui LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dan dilaksanakan oleh Kementrian Agama melalui program
Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Program
ini menitikberatkan pada peningkatan kemampuan bahasa asing (inggris atau arab)
dan kemampuan yang bersifat soft skills yang dibutuhkan dalam
mendaftar beasiswa, seperti penulisan ilmiah (academic paper), personal
statement untuk seleksi kampus, keterampilan wawancara, dan wawasan
budaya akademik. Program ini dilaksanakan secara tatap muka (offline
learning) selama kurang lebih 3 bulan.
Program ini disiapkan
bagi lulusan yang ingin melanjutkan ke jenjang S2 dan S3 di luar negeri, baik
negara berbahasa pengantar bahasa Inggris maupun negara berbahasa pengantar
bahasa Arab. Ada PPSL S2
dan ada PPSL S3. Ada PPSL bahasa Inggris dan ada PPSL bahasa Arab. Jadi
PPSL ini hanya membekali hal-hal yang diperlukan untuk studi lanjut, tapi belum
mendaftar ke kampus impian. Setelah lulus dari PPSL, diharapkan peserta bisa
lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit atau program-program beasiswa lainnya.
Peserta PPSL S3 Bahasa Arab UIN Malang 2023
Bersama Prof Bakri Bakhiet dari Sudan
Siapa
Saja Sasaran Programnya?
1. Alumni
Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan program PBSB
2. Pegawai ASN
Kementrian Agama
3. Guru di bawah
binaan kementrian agama
4. Tenaga
kependidikan di bawah binaan kementrian agama
Apa Saja Kriteria dan Syarat Pendaftarannya?
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Telah lulus jenjang studi S1 atau S2 dan berusia maksimal 35
Tahun bagi lulusan jenjang S1 dan maksimal 40 Tahun bagi lulusan jenjang S2
3. Memiliki ijazah dan transkrip nilai dengan Indeks Prestasi
Kumulatif (IPK) minimal 3,25 skala 4
4. Memiliki NIDN, NIDK, NUPTK atau SK Tendik dan Pegawai, kecuali
alumni PTK dan PBSB (dibuktikan dengan Ijazah/surat keterangan alumni PBSB)
5. Mendapatkan rekomendasi dari Akademisi/Tokoh/Pembimbing
Skripsi/Tesis
6. Mendapatkan Surat Izin dari Pimpinan/Rektor/Ketua/Dekan/Direktur
Program Pascasarjana
7. Tidak sedang atau akan menerima beasiswa dari program BIB-LPDP
lainya yang berpotensi double funding selama mengikuti program PPSL
8. Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa di
atas materai Rp. 10.000 sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Lampiran
9. Menulis esai yang berisi profil diri, motivasi, dan rencana
kontribusi terhadap masyarakat (ditulis dalam bahasa Inggris atau Arab
1.000-1.500 kata)
10. Mengisi data diri di sistem pendaftaran dengan lengkap.
Apa Saja
Fasilitas Programnya?
Ada
beberapa hal yang difasilitas program PPSL ini, yaitu:
1.
Biaya program
2.
Biaya hidup
3.
Biaya tes bahasa (ielts, toafl, atau lainnya)
4.
Biaya transportasi
Biaya tansportasi bisa tercover beasiswa dengan
syarat melampirkan tiket atau boarding pass. Untuk biaya program dan tes
bahasa sudah dihandle masing-masing PTP (Perguruan Tinggi Pelaksana). Untuk biaya hidup, setiap bulan peserta mendapatkan biaya living
cost dan tiap PTP bisa berbeda jumlahnya disesuaikan kebutuhan biaya hidup
di masing-masing daerah . Dari living cost ini juga peserta membayar
biaya tempat tinggal, biaya makan, dan biaya pribadi lainnya.
Bagaimana Langkah pendaftaranny?
Berikut langkah-langkah untuk mendaftar program PPSL:
1. Melakukan pendaftaran akun peserta secara daring melalui laman: https://beasiswa.kemenag.go.id
2. Melengkapi profil peserta yang memuat data identitas diri, data
keluarga, riwayat pendidikan, prestasi akademik dan/atau non-akademik, karya ilmiah, sertifikasi kebahasaan,
pengalaman organisasi, pengalaman bekerja, sosial media, upload berkas
(KTP/Passport dan KK).
3. Pendaftar melakukan pendaftaran beasiswa PPSL pada halaman
beasiswa di akun pendaftaran
4. Mengupload berkas-berkas yang dibutuhkan
5. Pendaftar dapat melihat pengumuman hasil seleksi administrasi
dan asesmen pada dasbor pendaftar
Apa saja
bekas yang dibutuhkan
1. Ijazah dan transkip
2. Surat pernyatan komitmen dan integritas (disediakan), bermaterai 10000
3.
NIDN, NIDK, NUPTK atau SK
Tendik dan Pegawai
4.
Rekomendasi dari
Akademisi/Tokoh/Pembimbing Skripsi/Tesis
5.
Surat Izin dari
Pimpinan/Rektor/Ketua/Dekan/Direktur Program Pascasarjana
6.
Esai
Penempatan
lokasi
Penempatan lokasi diumumkan setelah dinyatakan diterima. So, harus siap ditempatkan di PTP manapun se-Indonesia. Untuk bahasa Arab, sejauh ini selalu berlokasikan di 2 PTP yaitu UIN Malang dan UIN Surabaya (1 PTP untuk S2 dan 1 PTP S3). Tahun kemarin PPSL Bahasa Arab S2 berlokasi di UIN Malang dan S3 di UIN Surabaya. Tahun ini dibalik, S3 di UIN Malang dan S2 di UIN Surabaya. Dan untuk bahasa Inggris ada banyak PTP baik untuk S2 maupun S3.
Biasanya ada waktu untuk pengajuan perpindahan PTP, tapi untuk bahasa Arab karena hanya ada 1 lokasi sepertinya tidak diperbolehkan ya. Terus mau pindah kemana ya kan hehe. Kalo bahasa Inggris bisa, dengan alasan yang bisa diterima.
Penulis : Lu'luil Masruroh, Peserta PPSL UIN Malang 2023
Sumber: pengalaman pribadi dan edaran resmi PPSL 2023

Posting Komentar